Penulis : Vita Susanti, Agus Hartanto, Ridwan Arief Subekti, Muhammad Kasim. Copyeditor: Djati Wahyuni . Layouter: Rahma Hilma Taslima. Cover Design: Junaedi Mulawardana.
xv+130 hlm; 14,5x20,2 cm
Publisher: LIPI Press, anggota Ikapi, Jl. Gondangdia Lama 39, Menteng, Jakarta 10350, Telp. (021) 314 0228, 314 6942. Fax. (021) 314 4591. Email: press@mail.lipi.go.id, lipipress@centrin.net.id, bmrlipi@centrin.net.id
Peningkatan pemakaian kendaraan dari waktu ke waktu meningkat dengan tajam, untuk kendaraan mobil, bus, truk dan sepeda motor yang pada tahun 2003 jumlahnya sekitar 32 juta unit, melonjak hampir dua kali lipat pada tahun 2007 menjadi lebih 62 juta unit. Peningkatan kendaraan tersebut mengakibatkan pemakaian bahan bakar yang juga meningkat dari tahun ke tahun. Pemakaian bahan bakar yang digunakan kendaraan saat ini masih tergantung dari minyak, dimana cadangan minyak yang dapat dieksplorasi di Indonesia semakin tidak dapat memenuhi kebutuhan dalam negeri sendiri.
Berdasarkan peneliian Massachusetts Institute of Technology diterbitkan buku On The Road In 2035: "Reducing Transportation's Petroleum Consumption and Green House Gas (GHG) Emission's, yang menyatakan bahwa akan terjadi pengurangan 30-50% dalam pemakaian bahan bakar untuk 30 tahun yang akan datang. Dan dalam waktu kurun waktu 20-30 tahun, kendaraan listrik hibrid, kendaraan dengan sel bahan bakar hidrogen, kendaran dengan baterai, kendaraan listrik hibrid plug-in (PHEV) akan berkembang dengan pesat dan memberikan efisiensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan kendaraan dengan mesin konvensional.
Dengan memperhatikan hasil kajian dari berbagai negara, maka LIPI sebagai lembaga penelitian perlu melakukan penelitian yang diperlukan bangsa Indonesia di masa mendatang. Salah satu yang dilakukan adalah penelitian mengenai mobil listrik yang sudah dimulai tahun 1995. Sedangkan penelitian mengenai mobil listrik hibrid di Puslit Telimek-LIPI telah dilaksanakan sejak tahun 2005, dan sudah mulai memperlihatkan hasil berupa prototipe. Sebelum hasil penelitian ini masuk ke pasar untuk dikomersilkan, maka diperlukan suatu kajian secara teknis, apakah hasil yang dikembangkan tersebut dapat diproduksi di dalam negeri dan apa saja hambatan secara teknis. Sejalan dengan kajian teknis, maka perlu dilihat hambatan nonteknis serta kebijakan yang sudah ada maupun yang diperlukan untuk mendukung tercapainya industri mobil listrik hibrid dalam negeri.