
© 2007 Indonesian Institute of Sciences - LIPI, Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Penulis: M. Arifin, Siti Meiningsih, Tri Surya K., Eni Pudjiastuti. Editor: Suko Bandiyo. Copyeditor: Nanik Supriyanti. Layouter: Siti Kania K. Cover Design: Junaedi Mulawardana
xi + 283 hlm.; 14,5 x 20,2 cm
Publisher: LIPI Press, anggota Ikapi, Jl. Gondangdia Lama 39, Menteng, Jakarta 10350, Telp. (021) 314 0228, 314 6942. Fax. (021) 314 4591. Email: press@mail.lipi.go.id, lipipress@centrin.net.id, bmrlipi@centrin.net.id
Indikator daya saing teknologi daerah yang akan dikaji dalam penelitian ini merupakan suatu ungkapan kuantitatif, yang meliputi DKI Jakarta, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Untuk mengukur kemampuan daerah dalam aktivitas ilmu pengetahuan dan teknologi serta penerapannya, yang dapat dijadikan indikator bagi daerah untuk menunjukkan posisi relatif suatu daerah terhadap daerah lainnya, adalah dengan menggunakan metode indeks. Salah satu hasil dari penelitian ini adalah mengukur indeks daya saing teknologi di lima daerah berdasarkan empat dimensi yang terdiri dari infrastruktur dasar, teknologi, saintifik, dan pendidikan. Indeks daya saing teknologi adalah suatu indeks komposit yang merefleksikan tingkat kemajuan teknologi suatu daerah berdasarkan variabel operasional yang telah ditetapkan sebelumnya. Suatu indeks komposit menunjukkan kondisi suatu daerah relatif maju atau kurang apabila dibandingkan dengan daerah lainnya. Selanjutnya peringkat indeks daya saing teknologi daerah dapat dijadikan suatu indikator berdasarkan dimensi infrastruktur dasar, teknologi, saintifik, dan pendidikan. Nilai indeks daya saing ini berkisar antara 0 sampai dengan 1. Angka indeks daya saing teknologi suatu daerah memperlihatkan jarak yang harus ditempuh untuk mencapai nilai maksimum, yaitu 1. Hasil pemeringkatan indeks secara keseluruhan dari lima daerah yang diteliti menunjukkan suatu pola daya saing teknologi antardaerah berdasarkan kriteria yang telah ditentukan menunjukkan tingkat variasi di bawah 0,2. DKI Jakarta menghasilkan peringkat ke-1 indeks daya saing teknologi (0,759), peringkat ke-2 D.I. Yogyakarta (0,375), peringkat ke-3 Jawa Timur (0,353), peringkat ke-4 Jawa Barat (0,339), dan Bali memiliki indeks daya saing teknologi terendah (0,263). Hampir semua daerah lemah sekali pada dimensi infrastruktur teknologi kecuali DKI Jakarta. Namun daerah dengan dana APBD yang cukup besar seperti DKI Jakarta sebesar 14,1 triliun lebih hanya mengalokasikan dana litbang sebesar 0,078%, dan masih di bawah Jabar (0,237%), Jatim (0,494), dan Bali (0,141%)
Keterangan:
Untuk memperoleh buku ini dapat menghubungi:
Pusat Penelitian Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi - LIPI.
Gd. Widya Graha LIPI Lt. 8
Jl. Jend. Gatot Subroto 10, Jakarta Selatan 12710
Telp. / Fax. : 021 - 5201602