
Nara Sumber: Umar Anggara Jenie, Lukman Hakim, Rochadi, Sunartoto Gunadi, Jan Sopaheluwakan, Masbah R.T. Siregar, Endang Sukara, Dewi Fortuna K. Anwar. Pemimpin Umum: Sunartoto Gunadi. Dewan Editor: Husein A.Akil, Fatimah Zulfah S. P., Jusni Djatin, Syahrul Aiman, Adi Santoso, Dyah Hardini, Mulni A. Bachtar. Ketua Redaksi Pelaksana: Agusto W.M. Anggota/Sekretariat: Euis Setiawati, Eka Zulfiany. Produksi: Prapti Sasiwi. Desain Grafis: Angy Sonia, Junaedi M. Fotografi: Deni Barshani. Promosi/Jaip: Sri Indrastuti, Marsudi Wibowo, Manaek Simamora, Arifah Sismita, Kurleni Ukar.
Alamat Redaksi: LIPI Press, Jl. Gondangdia Lama (RP Suroso) No.39, Jakarta-10350, Telp. (021) 3140228, Fax. (021) 3144591, Email: lipipress@centrin.net.id, bmrlipi@centrin.net.id, info@inovasi.lipi.go.id
Publisher: LIPI Press, member of Ikapi. Jl. Gondangdia Lama No. 39, Menteng, Jakarta 10350, Indonesia; Phone: +62 21 3140228, 3146942. Fax.: +62 21 3144591. Email: press@mail.lipi.go.id, bmrlipi@centrin.net.id, lipipress@centrin.net.id
Daftar Isi
Rawa Buatan (Constructed Wetland): Solusi Alternatif dalam Mengatasi Masalah Air Limbah
Sejalan dengan bertambah pesatnya pembangunan fisik di Indonesia, kerusakan lingkungan pun semakin bertambah luas. Salah satu penyebab masalah lingkungan adalah air limbah domestik yang mengalir langsung ke perairan tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Minimnya jaringan saluran air limbah di kota-kota di Indonesia tidak memungkinkan untuk memusatkan pengolahan air limbah pada satu instalasi pengolah air limbah perkotaan. Berbeda dengan kota-kota di negara-negara maju yang sudah mempunyai jaringan saluran pengolah air limbah, pengolahan air limbah terpusat mudah dilakukan. Untuk mengatasi masalah tersebut, pengolahan air limbah secara on-site menjadi pilihan, karena membangun jaringan saluran air limbah baru di perkotaan menjadi sulit dan memerlukan biaya yang besar. Salah satu sistem pengolah air limbah on-site alternatif yang sudah terbukti cukup berhasil, baik di negara maju maupun di negara berkembang adalah sistem rawa buatan atau yang dikenal dengan constructed wetland…
Alat Penghemat Penggunaan Bahan Bakar Bensin dan Solar untuk Sepeda Motor Hingga Kapal Laut
Dua hal yang selalu membayangi kita dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari di mana hal tersebut bisa membuat pusing dan sakit kepala, yakni harga bahan bakar minyak (BBM) yang selalu naik dan polusi udara kendaraan bermotor. Bayangkan, menurut Gaikindo pada 2005 terjual 520 ribu unit mobil baru dan 4,5 juta sepeda motor. Setiap kendaraan bermotor itu memerlukan BBM dan pasti mengeluarkan emisi gas buang yang bisa membuat udara di sekitar kita bertambah kotor. Dua permasalahan inilah yang melatar belakangi para peneliti pada Unit Pelaksana Teknis Balai Pengembangan Instrumentasi (UPT BPI) LIPI di Bandung, Jawa Barat, mengembangkan alat yang dinamakan Electric Fuel Treatment (EFT). Alat ini teruji mampu menghemat pemakaian BBM 5% -20% dan mengurangi emisi gas berbahaya dalam gas buang…
Pentingnya Penerapan Standar Manajemen Lingkungan
Berbagai bencana dan musibah yang terjadi di tanah air banyak yang disebabkan oleh kelalaian kita sendiri. Bencana alam, meskipun dipicu oleh fenomena alam (hujan yang terlalu deras, sehingga terjadi longsor), tetapi tidak terlepas dari ulah manusia yang lalai mengelola alam. Pengelolaan lingkungan belum menjadi prioritas utama, baik karena alasan ketidaktahuan maupun alasan ekonomi, sehingga hampir semua pihak (rumah tangga, perkantoran, industri, pemerintahan, sekolah, pasar, dan fasilitas umum serta fasilitas sosial lainnya) belum menerapkan kebijakan pola kerjanya berdasarkan prinsip pengelolaan lingkungan yang baik dan terpadu. Padahal diharapkan dengan menerapkan tata kerja lingkungan yang baik, tidak saja lingkungan sekitar menjadi lebih nyaman, tetapi juga menjadi lebih sehat sehingga diharapkan tingkat kerja menjadi lebih efektif, dan tentu saja bencana dapat diminimalkan…
Manajemen Sumber Daya Air Berdasarkan Informasi Hidrologi yang Terintegrasi di DAS Brantas
Sumber daya air merupakan potensi nasional yang harus dapat dikelola secara bijak agar dapat digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran masyarakat. Dalam mengelola sumber daya air secara berkelanjutan untuk generasi sekarang dan yang akan datang, faktor yang sangat penting adalah tersedianya sumber informasi mengenai kualitas air, kuantitas air dan hidro meteorologi. Informasi tentang kualitas dan kuantitas air serta hidro meteorologi tersebut sangat diperlukan dalam membentuk suatu database dan sistem informasi geografis yang lengkap, yang dapat membantu manajemen pengelola sumber daya air dalam mengambil keputusan (decision support system/DSS)…
Kertas Seni dari Kertas Bekas dan Limbah Tanaman: Peluang Meraup Rupiah dari Limbah
Intisari
Eceng gondok, daun nanas, batang pisang merupakan tanaman yang belum banyak dimanfaatkan, padahal tanaman-tanaman tersebut mempunyai kandungan serat yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai barang seni bernilai tinggi. Hasil penelitian Pusat Penelitian Fisika-LIPI menunjukkan bahwa memproduksi kertas seni dari tanaman berserat merupakan peluang usaha untuk meraup rupiah dan menciptakan lapangan pekerjaan banyak orang, khususnya di lokasi sumber…
Alat Pengusir Burung dengan Cara Akustik
Populasi burung di sekitar bandara yang cukup banyak sangat membahayakan sistem penerbangan, kejadian bird strike sangat ditakuti oleh setiap penerbang, akibatnya keselamatan penumpang menjadi tanggungannya. Setiap bandara diwajibkan untuk mengatasi masalah bird strike ini dan berbagai upaya telah dilakukan oleh pihak pengelola bandara. Pusat Penelitian Kalibrasi Instrumentasi dan Metrologi (Puslit KIM)-LIPI bekerja sama dengan pihak Angkasa Pura melakukan penelitian dan pengembangan sistem pengusir burung (bird deterrent system)…
Eceng Gondok: Masalah dan Manfaat
Eceng gondok (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms adalah tumbuhan air yang banyak dijumpai di perairan danau atau sungai yang airnya tenang. Di air yang dalam, eceng gondok tumbuh terapung bebas, tetapi bila tumbuh rapat berdesak-desakan atau berada di air yang dangkal akan berakar di dasar. Dalam kondisi seimbang, eceng gondok berperan sebagai penghasil hijauan yang mampu mengikat energi matahari, sebagai bahan makanan mahluk lainnya dalam lingkungannya, juga membantu pengendapan bahan-bahan yang terbawa air seperti lumpur dan sebagainya. Eceng gondok termasuk tanaman penghisap air bagi pertumbuhannya dan menguapkan kembali melalui bagian-bagian yang terkena sinar matahari. Eceng gondok mempunyai daya tumbuh yang cepat dalam waktu yang singkat. Tingkat perkembangannya tergantung dari kesuburan badan air. Menyebarnya tumbuhan eceng gondok tanpa terkendali dapat menyebabkan terganggunya sumber daya perairan. Pertumbuhan yang cepat ini sangat mengganggu irigasi, transportasi air, dan produksi ikan…
Kompenit dari Kebun Raya “Eka Karya” Bali
Penampilan yang bagus seringkali menjadi syarat bagi konsumen dalam memilih sayuran atau buah-buahan. Karena itu, bahan kimia dan pupuk anorganik memegang peranan yang sangat penting bagi para petani. Petani juga menilai penggunaan pupuk anorganik sangat praktis. Sadarkah Anda jika di balik penampilan yang bagus tersebut ternyata bisa memberikan dampak yang negatif terhadap alam atau lingkungan, bahkan kesehatan?...
Alat Pemisah Serat dari Daun Nanas
Meningkatnya budi daya tanaman nanas akan meningkatkan produksi buah, namun juga akan menyebabkan semakin menumpuknya daun nanas yang belum banyak dimanfaatkan.Dari setiap pohon , sekitar 1,4 kg daun nanas dibuang. Di salah satu daerah di Indonesia, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang merupakan salah satu sentra tanaman nanas, tahun 2004 tercatat 3.253 hektar tanaman nanas. Dari area ini saja diperhitungkan dihasilkan sekitar 45.540 ton daun nanas yang terbuang. Sampai saat ini pemanfaatan daun nanas masih sedikit, hanya bagian daun yang muda yang telah dimanfaatkan untuk makanan ternak, sedangkan selebihnya dibuang di lahan nanas…
Oksida, Sistem Kompak Pengolah Air Limbah
Pengolahan limbah cair umumnya dilakukan dengan menggunakan cara biologi dengan memanfaatkan mikrobiologi untuk menguraikan kandungan senyawa-senyawa kimia serta cara fisika atau kimia untuk memisahkan kandungan senyawa kimia dari air. Namun, berkembangnya teknologi manufaktur banyak mengakibatkan terjadinya perubahan karakteristik komponen kimia yang terbuang dalam air limbah. Banyaknya komponen kimia organik dan anorganik yang dihasilkan selama proses manufaktur menuntut metode pengolahan yang berbeda, terlalu sulit dan mahal untuk diolah dengan metode pengolahan limbah seperti disebutkan di atas. Dewasa ini dalam teknologi pengolahan air limbah telah diperkenalkan adanya teknologi bersih pengolahan air limbah. Teknologi tersebut dinamakan teknologi proses oksidasi lanjutan atau advanced oxidation processes (AOP). Teknologi AOP ini mulai diperkenalkan pada awal tahun 90-an. Seiring dengan perkembangannya saat ini AOP sudah dapat diaplikasikan di industri dengan kemampuan yang lebih maju dibandingkan dengan teknologi pengolahan air limbah yang ada saat ini…